Indonesia
Gamereactor
review
Worms Rumble

Worms Rumble

Franchise ikonik ini kembali dengan tampilan baru

HQ
HQ

Percayakah kamu, franchise Worms sudah berusia 25 tahun! Jarang-jarang kamu bisa menulis tentang seri game yang lebih tua daripada dirimu di industri ini, apalagi yang masih bisa memberikan angin segar dalam penampilannya. Inilah kesuksesan Worms dengan judul barunya yang memperbaharui persepsi pemain terhadap serial ini. Masih dikepalai tim kreatif dari Team17, Worms Rumble menangkap semua yang dicintai penggemar dari seri Worms dan membawanya ke dunia modern dengan pengembangan sekitar konsep battle royale. Tidak dapat dipungkiri, pengalaman yang ditawarkan terasa cukup berbeda.

Worms Rumble adalah permainan multiplayer, dan meski kebanyakan tawarannya tidak jauh-jauh dari battle royale, ada beberapa hal yang tidak langsung terlihat di permukaan. Yang jelas, kalau kamu mengharapkan pengalaman strategi turn-based yang telah menjadi standar di seri Worm sekian tahun ini, kamu tidak akan menemukannya. Kamu tidak perlu lagi merencanakan strategi nan rumit untuk menumpas lawan-lawanmu dari arena pertarungan. Di Worms Rumble, tepat begitu game dimulai semua orang akan segera meluncur dengan haus darah. Tidak akan ada yang berhenti sampai ada pemenangnya.

Perubahan ini mengubah gameplay dengan cara yang sederhana: ini masih game Worms tapi tanpa giliran. Di saat yang sama, pergerakan sudah disesuaikan dengan gaya bermain yang lebih cepat ini. Worm milikmu bisa melata dengan kecepatan lebih tinggi, meloncat dengan kemampuan seekor jaguar, membulat menjadi bola dan bergulir layaknya Sonic the Hedgehog yang lebih mematikan dan bersuara lebih nyelekit, yang berarti Worms menawarkan pengalaman yang lebih gila dari yang sudah-sudah. Beneran, kamu akan bergabung ke lobi yang dipadati 32 pemain lain dan semuanya akan berakhir di bawah 10 menit. Sungguh sebuah pembantaian berdarah.

Worms RumbleWorms Rumble

Meskipun begitu, konsep lingkungan yang bisa dihancurkan yang berarti kamu bisa pelan-pelan bergerak melalui berbagai medan sudah tidak ada lagi di sini. Pasalnya, dengan tempo yang lebih cepat hal ini tidak dibutuhkan lagi. Memang rasanya aneh kehilangan fitur ini, terutama karena game ini memiliki tampilan 2D seperti beberapa game Worms lama dan baru, tapi mengamuk dan merusak barang-barang di sekitar adalah hal terakhir yang akan kamu pikirkan ketika kamu dikelilingi enam musuh yang menghujanimu dengan peluru setiap menit selama pertandingan.

Ada beberapa pilihan senjata lama yang merupakan favorit penggemar. Kebanyakan senjata yang akan kamu pakai adalah barang baru yang didesain untuk mengikuti gaya bermain baru yang cepat ini, tapi itu bukan berarti Sheep Launcher, Banana Bomb, Baseball Bat, atau Holy Hand Grenade tidak dapat kesempatan beraksi. Senjata senjata baru seperti pistol, senapan angin, senapan mesin misalnya masing-masing memiliki gaya berbeda. Bisa ditebak, perubahan ini terutama dalam kecepatan tembak dan ukuran magasin. Dalam pertarungan, biasanya penggunaannya adalah dengan menarik pelatuk terus-menerus sampai musuhmu lenyap. Lebih heboh daripada mendorong seseorang ke perairan.

Patut saya katakan bahwa mode battle royale (Last Worm Standing) memang terasa lumayan berat dan karena arena yang disediakan terbilang kecil, kebanyakan permainan menuntut tindakan konstan dari awal hingga akhir (entah kamu tewas atau menang). Alternatif bagus untuk mencicipi apa yang ditawarkan Worms Rumble tanpa terasa terintimidasi oleh Battle Royale adalah mencoba mode Deathmatch, atau dikenal juga dengan Free for All. Dalam batas waktu yang disediakan, kamu harus membunuh musuh sebanyak-banyaknya. Setiap mati, kamu akan hidup kembali. Seterusnya sampai game berakhir dan pemenangnya didapatkan. Saya merasa ini sangat seru dan mode ini lebih cocok dengan Rumble daripada battle royale.

Worms Rumble

Tentu saja bukan Worms namanya kalau tidak menambahkan sedikit kekonyolan di opsi kustomisasinya. Worms Rumble menampilkan sejumlah kosmetik yang bisa digunakan, didapatkan, dan dipamerkan dalam game. Semuanya bisa didapatkan melalui kenaikan level sepanjang bermain. Pembelian bisa dilakukan dengan mata uang yang bisa kamu dapatkan dengan bermain. Jadi kalau kamu ingin Worms ungu dengan gigi satu, topi koboi, syal, dan mata oranye terang, tidak ada yang bisa menghentikanmu. Tapi, yah, kasihanilah makhluk malang itu.

Satu hal yang ingin saya sampaikan adalah seberapa baiknya Worms Rumble menggunakan fitur kontroler DualSense PS5. Haptic feedback membuat game ini terasa lebih hidup dan perbedaan gaya yang dibutuhkan untuk menembak membuat game ini terasa lebih berkarakter berkat pelatuk adaptif. Dampak DualSense ini benar-benar terasa ketika saya bermain dan perlu diingat bahwa pemain PC dan PS4 tidak akan mendapatkan kemewahan ini sehingga patut dicatat bahwa implementasi game ini di PS5 luar biasa bagus.

Worms RumbleWorms Rumble

Yang jelas, saya merasa bahwa Worms Rumble adalah game yang sangat menyenangkan untuk menghabiskan waktu beberapa jam. Game ini ringan, mudah dipelajari dan dimainkan, terlihat dan terdengar oke, mempunyai sistem kustomisasi luas dan seru, dan terutama menurut saya berhasil menangkap kekonyolan yang membuat Worms begitu menyenangkan. Namun, setelah tenggelam beberapa jam, saya tidak yakin dengan masa depannya.

Mode battle royale yang menjadi daya jual utamanya tidak semenyenangkan mode lain yang tersedia. Hal ini berarti kamu akan bermain Deathmatch bolak-balik. Ini bukan hal yang buruk, tapi setelah sekian banyak game kamu akan merasa agak bosan. Selain itu, senjata yang tersedia tidak seasyik itu karena harus menyesuaikan dengan mode game baru yang lebih cepat. Oleh karena itu, penggemar lama Worms mungkin akan kecewa beberapa barang klasik yang mereka sukai tidak tersedia.

Saya rasa, untuk orang yang mencari game sederhana, mudah dimengerti, dan menyenangkan, Worms Rumble adalah judul bagus untuk dicoba baik sendiri maupun dengan teman. Namun secara pribadi saya merasa daya tarik unik Worms agak pudar di sini dan Team17 mungkin agak terlalu jauh dalam usaha mereka memberi wajah baru bagi franchise ini. Memang, perubahan kadang perlu untuk arah yang lebih baik, tapi sebagai seseorang yang tumbuh besar bermain Worms dan merasakan hampir semua yang pernah ditawarkan seri ini, saya entah kenapa merasa bahwa game ini menandai akhir suatu masa daripada memulai sesuatu yang baru. Setidaknya, memukul seekor Worm dengan tongkat bisbol tidak pernah membosankan.

Worms Rumble
Worms RumbleWorms Rumble
07 Gamereactor Indonesia
7 / 10
+
Mudah dipelajari dan dimainkan, kustomisasi luas, sekonyol game Worms lainnya
-
Sebagai pemain lama Worms, perbedaan jauh antara game ini dengan game lainnya membuat saya rindu dengan aspek-aspek yang membuat game sebelumnya begitu menyenan
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

Worms RumbleScore

Worms Rumble

REVIEW. Ditulis oleh Ben Lyons

Franchise ikonik ini kembali dengan tampilan baru



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.