Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
artikel
Football Manager 2019

Wawancara kami bersama Miles Jacobson, direktur developer Football Manager 2019

Kami melakukan sebuah percakapan panjang dengan Miles Jacobson dari Sports Interactive mengenai game ini, berpindah kantor, izin kerja, dan banyak lagi.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Setelah mencetak angka lebih dari satu juta untuk Football Manager 2018 (dengan rata-rata waktu bermain selama 285 jam di Steam dan dengan 46% pemainnya masih memainkan game ini pada akhir bulan yang lalu, 11 bulan setelah rilis), sekarang waktunya untuk mempersiapkan Football manager 2019. Sports Interactive telah eksis dengan baik selama lebih dari seperempat abad (Championship Manager yang pertama keluar pada tahun 1992), dan bahkan, mereka kini telah menggarap Football Manager lebih lama dari mereka telah menggarap CM (game pertama sejak perpisahan dengan Eidos pada tahun 2004).

Telah banyak yang berubah, tetapi beberapa hal tetap sama, atribut yang dimiliki pemain diukur dengan skala mulai dari 1 sampai 20 dan kami cenderung lebih menyukai pendekatan langsung. Sepak bola secara keseluruhan lebih konyol dari biasanya, biaya transfer menjulang tinggi, wasit digantikan oleh teknologi, Usain Bolt, Liga Cina, Ronaldo menuju Juventus, Neymar ingin kembali lagi ke Barcelona, Jerman kalah dari Korea Selatan di Piala Dunia... dan seterusnya. Kami bertemu dengan Direktur Sepakbola Sports Interactive, Miles Jacobson, untuk menanyakan perkembangan produk untuk tahun ini.

Fitur-Fitur Baru dan Pentingnya Izin kerja

Seperti yang telah diharapkan dari setiap rilis dari Football Manager, Sports Interactive telah melihat setiap aspek dari game ini, melakukan sedikit perubahan pada beberapa bagian, mengganti sepenuhnya bagian yang lainnya. Kami berbuat kesalahan dengan bertanya kepada Miles tentang fitur apa yang paling dinantikan dalam Football Manager 2019.

"Kami tidak akan menaruh sebuah fitur dalam game ini yang tidak membuat kami bersemangat. Saya sering mendapatkan pertanyaan ini: apa fitur kesukaanmu? Dan pertanyaan balik saya yang biasanya adalah, berapa saudara laki-laki dan perempuan yang kamu punya?"

"Ada begitu banyak fitur dalam game ini baik yang besar maupun kecil sampai kami harus melakukan cara yang berbeda dalam mengumumkan sesuatu untuk tahun ini. Jadi beberapa di antaranya kami umumkan melalui GIF dan video, dan yang lainnya melalui tweet. Tetapi tidak ada banyak hal dari game ini yang tak tersentuh. Taktik dan modul latihan yang baru menjadi semacam headline bagi game ini dan itu adalah apa yang akan orang-orang lihat bersamaan dengan tampilan baru game ini. tampilan baru berwarna ungu, yang bagi sebagian orang adalah hal yang besar, dan bagi yang lainnya tidak begitu besar."

"Tetapi itulah FM, karena ini adalah sebuah game yang sangat besar (dan maksud saya bukanlah besar seperti 'wow, kami berhasil menjual banyak!), maksudnya adalah game ini benar-benar sebuah dunia organik yang sangat luas sampai orang-orang bermain dengan caranya sendiri. Ada banyak cara berbeda dalam memainkan game ini sehingga kami mencoba memastikan supaya selalu ada sesuatu untuk setiap orang di setiap tahun. Walaupun ada headline berupa sesuatu yang besar yang akan digunakan oleh semua orang, perhatian untuk hal-hal detail juga sama pentingnya bagi saya."

"Dalam hal kegunaan, saya benar-benar menyukai fitur izin kerja baru yang saya umumkan lewat sebuah tweet. Bukan sesuatu yang mainstream bagi FM untuk mengeluarkan tweet mengenai hal seperti itu, jadi saya membuat sebuah tweet tentang itu. Tetapi mendapatkan izin kerja adalah sesuatu yang rumit tergantung di liga mana kamu bermain dan faktanya hal ini bisa membantu kamu dalam hal tersebut. Bahwa kamu bisa berkomunikasi dengan pemain tentang izin kerja supaya mereka tidak merasa kesal jika kamu mengontrak mereka dan mereka tidak memilikinya, mereka mengetahui apa yang terjadi dalam karier mereka, karena kamu mengatakan 'saya akan meminjamkanmu sampai kamu memilikinya'"

Football Manager 2019Football Manager 2019
Modul-modul latihan dan taktik sangat berbeda dengan apa yang biasanya ada pada FM.

"Hal-hal kecil seperti itulah yang menurut saya membuat perbedaan besar pada game ini, karena mereka membuatnya lebih realistis. Dan situasi yang bisa dicerna oleh logika sangatlah penting supaya kamu bisa menikmatinya dan supaya kami bisa mendapatkan playtime yang kami dapatkan dari orang-orang setiap tahun. Sangat penting menjaga semuanya bisa membumi, jadi ketika kamu mendapati sebuah situasi-'what the hell', yang membuat pengalaman menjadi tidak realistis, saya benar-benar bertekad untuk menghilangkan hal-hal tersebut dari game ini."

Dengan Brexit yang akan segera menjadi kenyataan, izin kerja adalah sesuatu yang akan menjadi bagian penting dari game ini bagi semua yang ingin menjadi manajer di Premier League.

"Sangat mudah bagi negara-negara Uni Eropa untuk memindahkan pemain-pemainnya karena kebebasan dalam berpindah, tetapi berkat beberapa orang di Inggris yang memutuskan tidak mau lagi berada di dalam Uni Eropa, kita juga akan mulai melihat permasalahan tersebut mulai musim panas berikutnya. Tidak akan ada lagi kebebasan untuk berpindah bagi pemain sepakbola. Jadi peraturan izin kerja akan berubah dan kami sekali lagi mensimulasikannya dalam game dengan ratusan skenario termasuk apa yang menurut kami yang terbaik bagi game Inggris Raya, tetapi kami tidak tahu apakah itu akan diterapkan.

"Tetapi semuanya berbeda di setiap negara dan kamu bisa mempelajari banyak hal di dalam game ini dan mengetahui betapa rumitnya hal tersebut. Tetapi jika kesepakatan kamu gagal karena hal ini, kamu bisa benar-benar dibuat frustasi, terutama jika itu adalah pemain untuk masa depan. Itu menunjukkan sedetail apa kami bekerja ketika saya duduk di sana membayangkan fakta bahwa hal itu sangat keren."

Apakah itu sebuah gol? Offside? atau Penalti? Kami percayakan pada VAR.

Sesuatu yang baru pada pertandingan sepakbola dalam beberapa tahun ini, terutama dalam perhelatan Piala Dunia di musim panas ini adalah VAR dan goal-line technology, itu adalah sebuah fitur baru dalam Football Manager 2019 dan sesuatu yang pasti mengundang kontroversi, kan?

"Kami mempunyai beberapa t-shirt yang hebat yang bertuliskan 'VAR, apa gunanya?' seperti lagu 'War, What is it good for?' beberapa tahun yang lalu. Walaupun begitu, saya merasa bahwa itu bagus untuk beberapa hal ketika digunakan dengan baik. Itu berjalan baik di Piala Dunia, dan digunakan juga dengan sangat baik di Bundesliga. Tetapi ini menjadi menarik karena membuat banyak orang heran karena mereka tidak menyadari bahwa wasit dalam Football Manager juga melakukan kesalahan. Dan mereka melakukan kesalahan serupa dengan wasit di kehidupan nyata. Jadi orang-orang bersikap seperti 'kenapa kamu menambahkan VAR dalam sebuah game yang sudah VAR - semuanya terjadi dengan sempurna', dan kemudian 'tidak juga, kami membuat wasitnya sedikit ceroboh dan manusiawi juga'. Dan VAR tidak selalu 100% benar."

Football Manager 2019Football Manager 2019
Dinamika adalah sesuatu yang baru dalam produk untuk tahun lalu dan tentu saja sudah dibiasakan selama satu tahun, sedangkan goal-line technology baru dalam FM (walaupun orang-orang tidak menganggap demikian).

"Alasan kami menambahkannya adalah sekarang kami mendapatkan lisensi Bundesliga, dan kami ingin menampilkan Bundesliga seakurat mungkin. Jadi, ketika kami pertama kali duduk dan melakukannya, itu terasa seperti sedikit bercanda di dalam studio. Kemudian kami memperhatikannya dengan lebih baik dan memutuskan untuk melakukannya dengan lebih layak, seperti benar-benar menganggapnya serius. Dan pengalaman pertama saya dalam game cukup menyenangkan, waktu itu di menit ke-88 dan terjadi sebuah kejadian yang entah itu sebuah penalti atau bukan. Dan ternyata itu dinyatakan sebagai sebuah penalti dan saya bersorak setelah menang 1-0. Saya tidak tahu ada berapa pengembang game yang lain yang bersorak ketika sesuatu berjalan baik bagi mereka dalam game yang telah mereka ciptakan semasa hidupnya."

"Mungkin ketika Mark Rein memainkan Fortnite bersama salah satu anaknya dan dia berhasil membunuhnya dan membuat mereka menangis, mungkin pada saat itu dia juga melompat kegirangan."

Kami harus menanyakan itu kepadanya...

"Silahkan. Saya mungkin akan benar-benar mengirimnya sebuah DM nanti dan menanyakan hal yang sama. Tetapi saya benar-benar masih merasa bersemangat seperti itu ketika saya memainkan game ini. Akan sangat sulit bagi pacar saya pada hari Minggu ketika saya duduk bermain dan dia menonton TV atau bermain game di smartphonenya ketika saya sedang bermain. Karena hari Minggu adalah hari di mana saya berkonsentrasi penuh bermain FM seharian. Dan dia tahu bahwa semuanya baik-baik saja ketika saya meninju udara. Karena jika game itu membuat saya bersemangat, maka akan membuat orang lain merasakan hal yang sama."

Apakah kamu memukul meja jika sesuatu berjalan jelek?

"Ya, sebenarnya saya duduk disini dengan es batu di pergelangan kaki saya. Hal itu sungguh dikarenakan saya menendang meja ketika menemukan sebuah permasalahan yang menghambat peluncuran versi beta. Benar-benar saya hampir mengatakan 'ya, ayo kita luncurkan betanya' dan kemudian permasalahan yang pernah saya temui muncul tetapi saya tidak bisa mengatasinya lagi. Untunglah salah satu codernya bisa mengatasinya dengan arahan yang saya berikan pada waktu itu, tetapi saya sangat marah, saya masuk ke kantor saya dan menendang sebuah kursi. Saya tidak yakin apakah saya mematahkan kaki saya atau membuat ligamen saya berpindah posisi. Tetapi saya benar-benar kesakitan dan saya tidak punya waktu untuk pergi ke rumah sakit pada waktu itu."

Di mana ahli physio perusahaan ketika kamu membutuhkannya?

"Di sini kami tidak memilikinya. Jika saya ada di pusat latihan Watford pada saat itu, mereka akan memeriksanya untuk saya. Jika saya tidak sempat ke rumah sakit pada hari Sabtu, saya akan mendatangi physio Watford pada hari Minggu dalam pertandingan away melawan Wolves dan dia bisa memeriksanya, tapi ya, itu sakit.. sekali."

Sepakbola sangat konyol - Dari Virtus Entella sampai ke Usain Bolt

"Saya sangat sadar akan hal tersebut", ujar Miles ketika kami menanyakan seberapa kenal dia dengan keadaan aneh yang dialami klub kecil dari Italia Virtus Entella pada saat itu. Pada akhir musim yang lalu, mereka terdegradasi dari Serie B ke seri C, tetapi sayangnya keadaan di Italia pada tahun-tahun belakangan ini, posisi akhir belum final sampai beragam pengurangan poin atau degradasi yang dipaksakan karena kondisi keuangan yang belum teratasi. Keputusannya diambil untuk menjalani Serie B dengan sembilan belas tim, tim seperti Virtus Entella dan yang lainnya tak masuk, tetapi kemudian Cesena mendapatkan hukuman poin dari musim sebelumnya dan mereka juga bermasalah. Mereka telah bermain di Serie C. Sekarang mereka memiliki pertandingan-pertandingan di Serie C dan kelihatannya mereka akan bermain di Serie B juga, tetapi keputusan itu ditolak dan sekarang ada di tangan pengadilan yang menunda keputusannya sampai tanggal 23 Oktober. Pada saat itu tim lain di Serie C bakal sudah bermain sebanyak 9 kali. Virtus Entella berada pada situasi yang paling membingungkan."

Football Manager 2019
Virtus Entella berada dalam situasi yang tidak menentu, di antara Serie B dan C di Italia.

"Pada akhirnya itu tidak menjadi permasalahan bagi kami. Apa yang kami inginkan adalah mereka segera mengambil keputusan supaya kami bisa menampilkannya dengan akurat di dalam game, begitupun dengan Brexit."

"Kami baru memasukkan mereka ke dalam liga untuk versi beta. Mereka hanya berada di liga. Untuk rilisnya, kami akan mendapatkan keputusan yang pasti... kami juga menantikan apakah Adalberto Peñaranda mendapatkan izin kerja di Spanyol atau tidak supaya dia bisa mendapatkan paspor untuk bisa bermain. Ada beberapa permasalahan yang terjadi pada saat itu yang kami ingin mendapatkan keputusan secepatnya supaya kami bisa menampilkannya dengan baik. Karena jika tidak, kami cuma bisa menebak. Adalberto Peñaranda mendapatkan kewarganegaraan Spanyol di dalam game, jadi jika kamu mendukung Watford, kamu bisa memainkannya, yang mana lebih dari apa yang bisa kami lakukan di dunia nyata. Brexit memiliki variabel berbeda di dalam game dan kami mengizinkannya [Virtus Entella] untuk bermain dan memindahkan divisinya tergantung hasilnya pada saat rilis nanti. Hal ini harus diselesaikan pada musim panas nanti, jadi terima kasih sepakbola, yang telah mempersulit hidup saya."

Kami yakin kamu tidak akan mau mensimulasikan apa yang terjadi di kehidupan nyata ke dalam game...

"Tentu saja tidak, karena apa yang terjadi benar-benar gila. Kenapa seseorang tidak bisa membuat sebuah keputusan. Itu tidak begitu sulit dalam kehidupan. Kita semua membuat keputusan setiap hari bahkan untuk makanan apa yang akan kita makan untuk malam ini. kita semua mampu membuat sebuah keputusan. Kenapa membutuhkan waktu enam minggu untuk membuat sebuah keputusan. Tempatkan mereka di B, tempatkan mereka di C. Dari sudut pandang pemain, merekalah yang paling membuat saya merasa kasihan, karena pada saat ini mereka digaji untuk level C bukan level B, mereka memiliki klausa yang berbeda dalam kontraknya untuk masalah pembayaran, tergantung liganya."

"Beberapa pemain bisa saja berpindah klub pada musim panas. Mereka ingin tetap bersama klub tersebut, tetapi mereka ingin bermain di Serie B. Jadi, itu adalah sebuah situasi yang gila."

Berikutnya dalam kegilaan dunia sepakbola adalah Australia di mana Usain Bolt pada saat ini sedang menjalani uji coba di Central Coast Mariners. Manusia paling cepat di Bumi itu bisa memberikan dilema bagi Sports Interactive dalam hal rating jika dia benar dimasukkan ke dalam game."

"Kami tidak bisa menempatkan Usain dalam game ini kecuali jika dia telah dikontrak secara profesional oleh klub. Karena sampai hal itu terjadi, dia bukanlah seorang anggota dari FIFPro, yang merupakan sebuah perserikatan global tempat kami mendapatkan hak atas seorang pemain."

"Memang demikian [sebuah dilema yang menarik dalam hal rating] dan banyak orang telah membicarakan pertanyaan 'apakah kamu akan memberinya nilai 21 untuk kecepatannya?' sebenarnya kami pernah melihatnya bermain bola, dan dia tidak secepat itu."

Dia memang orang paling cepat untuk nomor 50 meter ke atas... bukan sepuluh meter pertama, mungkin sebuah jarak yang paling berguna dalam sepakbola.

"Jika kamu melihat bagaimana dia berlari sebagai pelari jarak 100 meter, dia jarang menjadi yang pertama pada jarak 10 atau 15 yard pertama."

Dia memiliki stamina sprint (kemampuan untuk mempertahankan top speed selama mungkin), yang digunakan dalam sprint yang sangat panjang dalam sepakbola, tetapi sangat jarang dilihat...

"Tentu saja, dan dribblingnya sangat bagus."

Dia juga orang yang besar, jadi dia memiliki atribut fisik yang baik.

"Dia sangat kuat... dan kami sudah selesai dengan ratingnya. Tidak, dia tidak mendapatkan rating 20 sampai 21 atau semacamnya. Dan tidak, dia pada saat ini tidak akan masuk dalam game ini, karena dia tidak bermain bola, dia bukan seorang pemain profesional."

Football Manager 2019Football Manager 2019Football Manager 2019

Tampilan ungu yang sepenuhnya baru kemungkinan akan membuat fans terbagi seperti yang biasanya terjadi ketika ada perubahan Interface di FM.

Menangani Pers

Satu hal yang tidak akan benar-benar kita nikmati dalam game Football Manager, karena mereka akan terasa repetitif terlalu cepat adalah konferensi pers. Itu adalah sebuah area yang bisa lebih menyenangkan dengan kehadiran VAR, tetapi bagaimana Sports Interactive menangani area ini di Football Manager 2019?

"Jadi, ada banyak pertanyaan dalam sebuah konferensi pers dalam game. Kami menambahkan pertanyaannya setiap tahun ketika menambahkan fitur-fitur baru. Ada lebih banyak variasi, ada lebih banyak jawaban. Tetapi hal ini menarik di mana seorang jurnalis mengatakan ada sesuatu yang mereka tidak nikmati dalam game ini karena kebanyakan orang yang menciptakan game tidak menyukai wawancara."

Menurut saya kebanyakan manajer sama sekali tidak menyukai wawancara juga...

"Kamu membuatnya menyenangkan untuk saya, ketika saya melakukan sesuatu denganmu, kita telah saling mengenal cukup lama. Kamu tahu bahwa kamu akan selalu mendapatkan jawaban yang panjang dari saya. Jadi kamu lakukan risetmu dan beri saya pertanyaan yang bagus. 7 dari 10 wawancara yang pernah saya lakukan, saya tahu pertanyaan apa yang akan diberikan sebelum mereka bertanya. Dan itu sama persis dengan manajer sepakbola. Kamu tahu akan diberi pertanyaan apa. Tetapi, tidak seperti saya, kebanyakan manajer dilatih untuk menghadapi media, jadi mereka akan memberikan jawaban yang sama setiap kali. Dan di dalam game, kami juga memiliki variasi intonasi yang bisa kamu gunakan. Dan kami memiliki lebih banyak pertanyaan kontekstual untuk tahun ini. dan ada lebih banyak obrolan tim yang kontekstual juga. Dan hal seperti itulah yang saya ceritakan sebelumnya, situasi ketidakpercayaan, hal itu sangat-sangat penting dalam game, karena kamu mendekati akhir sebuah musim dan kamu tahu bahwa kamu harus memenangkan pertandingan terakhir di musim itu dan tim lain kalah membuatmu mendapatkan tiket turnamen Eropa. Jika kamu tidak ditanya hal tersebut, atau hal itu tidak ada dalam obrolan tim, bisa menjadi pembunuh kepercayaan."

"Jadi, kami telah bekerja sangat keras dalam area tersebut tahun ini untuk mendapatkan obrolan tim yang kontekstual tersebut dan pertanyaan pers yang kontekstual menjelang akhir. Dan juga sosial media."

Football Manager 2019

Pindah ke Olympic Park, mengejar kesempurnaan, dan dinosaurus yang hadir gara-gara lembur

Ketika ditanya mengenai kantor Sports Interactive yang baru, Jacobson bangkit dan membuka tirai di belakangnya untuk memperlihatkan kepada kami lingkungan yang penuh inspirasi. Tetapi itu sulit ditangkap melalui feed Skype yang terlalu terekspos...

"Apa yang bisa kamu lihat jika tidak terlalu terekspos adalah: satu, sebuah bangunan, di mana mereka membangun sejumlah flat. Dua, Copper Box, yang mana di sanalah semua kotak yang berasal dari Olimpiade. Dan tiga, Olympic Stadium, di mana West Ham sekarang bermarkas. Dan tepat di kanan saya, saya bisa melihat the Velodrome, yang merupakan tempat bersepeda di Olimpiade. Dan jika saya menoleh ke pojok, saya bisa melihat Aquatic Center. Jadi, kami pindah ke Olympic Park dan itu benar-benar luar biasa. Arena-arena olahraga yang ikonik di sekeliling kami. Banyak tempat usaha yang lainnya juga berbasis di tempat yang sama dengan kami dari BT Sport, Ford, dua Universitas, 50 startup, kami beruntung menemukan gedung ini dan pindah ke sini."

Ini bukan hanya tentang lingkungannya yang telah berubah, secara internal, Sports Interactive juga mengalami perubahan besar.

"Sekarang kami juga berada di satu lantai yang sama, bukannya tiga lantai seperti sebelumnya, yang berarti komunikasi lebih baik. Dan saya menggunakan ini untuk memperbaiki cara kerja kami sebagai sebuah studio. Jadi kami mendatangkan kepala pegawai operasional, yang menjalankan perusahaan ini dari hari ke hari, yang sedikit memberikan saya waktu ekstra. Marc Duffy mendapat kenaikan posisi, dia telah bersama kami selama 20 tahun, sekarang dia adalah direktur pengembangan kami, jadi banyak pekerjaan produksi yang dulu saya tangani telah dilimpahkan kepada Marc. Jadi saya punya lebih banyak waktu untuk berkonsentrasi pada game dan membuatnya seakurat mungkin."

"Sangat brilian untuk saya dan yang lainnya di studio ini memiliki lebih banyak tanggung jawab dan juga pekerjaan untuk dilakukan. Jadi tim QA sekarang digabung dengan tim pengembangan, pimpinan training QA di mana orang-orang yang mendesain modul latihan baru, dan kami juga membawa orang-orang dari dunia sepakbola yang sesungguhnya untuk membantu kami. Jadi saya harus mundur untuk hal tersebut pada akhirnya dan membuat beberapa perubahan kecil, di mana mereka mengerjakan sebagian besarnya. Jadi, ini adalah cara baru dalam bekerja, dan saya pikir ini bekerja dengan baik dan itu terlihat dalam FM 2019 sebaik apa dia berjalan."

"Saya tidak bisa lebih senang lagi dengan hasil akhir dari game ini. Ini benar-benar game terbaik yang pernah kami buat yang sekaligus menunjukkan perkembangan yang telah kami buat... kami selalu merilis game-game hebat. Tetapi seperti apa yang telah saya kirimkan melalui Twitter minggu sebelumnya, hebat belum cukup bagus, kami harus selalu berusaha mendapatkan kualitas Rockstar dalam setiap gamenya. Hal itu terlihat jelas dalam Uncharted. Kami tidak punya anggaran seperti studio-studio tersebut, benar, tetapi kami harus selalu mengejar kualitas tersebut. Jadi walaupun saya bangga akan kualitas setiap game yang telah kami rilis dan kami telah merilis dan menjual game-game hebat dalam perjalanan kami, saya menginginkan kesempurnaan, dan itu tidaklah mudah untuk dicapai."

"Beberapa orang mungkin berpikir bahwa FM 19 sempurna, tetapi saya masih melihat ada beberapa kekurangan di sana. Dan saya juga masih memiliki dua belas bulan hingga game berikutnya."

Kesempurnaan, berusaha mencapai level kualitas Rockstar, adalah sesuatu yang memicu perdebatan besar dalam hal tingkat kesulitan dalam pengembangan game.

"Kami tidak memiliki kebijakan mengenai beban pekerjaan, karena kami tidak pernah memerintahkannya. Saya akan berbohong jika mengatakan saya tidak melakukan kerja selama 100 jam dalam seminggu, karena saya telah melakukannya. Tetapi itulah saya. Satu atau dua produser, tiga atau empat produser kami, telah melakukannya juga dalam beberapa minggu terakhir. Dan semua orang di studio ini selalu siap, tetapi tidak ada satupun programmer kami yang bekerja seperti itu, mereka mungkin pernah melakukannya dalam satu hari, tetapi kami tidak memiliki crunch berjangka panjang. Tidak pernah. Kami tidak pernah memaksakan crunch, kami tidak pernah menyuruh orang untuk bekerja sampai larut. Kami tidak pernah menyuruh orang untuk masuk kerja di akhir pekan. Kami memang menyediakan makanan bagi mereka yang bekerja sampai larut, apakah itu pekerjaan ekstra atau menyelesaikan pekerjaan utama mereka. Tetapi itu adalah satu hal yang aneh ketika, ada banyak pekerjaan dalam industri game, jadi jika orang tidak ingin melakukan sesuatu, mereka tidak perlu melakukannya. Dan saya melihat dari waktu ke waktu orang-orang berkata, 'ya, tetapi mereka melakukan itu karena mereka tidak bisa memindahkan keluarga mereka dari San Diego ke tempat lain'. Dan saya hanya duduk di sana dan pergi, banyak orang yang harus pindah negara untuk pekerjaan mereka atau berpindah tempat untuk pekerjaan mereka, jadi, itu tidak berlaku untuk saya. Tetapi saya tidak akan pernah, sekalipun menyuruh orang lain bekerja sepanjang itu. Tetapi saya bukan Sam, bukan Dan, tidak memiliki anggaran mereka, tidak perlu khawatir tentang testis kuda..."

Mudah-mudahan hal itu tidak menular ke dunia sepakbola...

"Tetapi game-game mereka... sebagai seseorang yang memainkan game mereka, kamu bisa menilai kualitas pekerjaan mereka. Mereka adalah benar-benar game yang luar biasa, jadi ya, mungkin saya bisa membantu mereka dalam bidang produksi supaya mereka tidak perlu bekerja terlalu lama. Tetapi kualitasnya berbicara sendiri. Saya tidak bisa menyuruh orang untuk bekerja dengan cara tertentu dan menurut saya orang luar tidak bisa mengatur orang lain dalam melakukan sesuatu. Ini adalah masalah internal jika seseorang tidak bahagia dengan cara bekerja di perusahaan tempat mereka bekerja. Maka itu adalah masalah internal yang mereka harus pecahkan sendiri."

Satu aspek untuk hal ini, apa yang sama bagi Sports Interactive dan Rockstar adalah passion, dan passion tersebut bisa dieksploitasi oleh manajemen, mereka bisa menghabiskan hidup mereka karena passion yang mereka miliki untuk game yang mereka buat (dengan resiko menguras diri mereka, mengabaikan keluarga, teman, dan yang lain...)

"Saya pernah berjalan-jalan di studio ini pada suatu minggu, menyuruh orang-orang untuk pulang. Karena pada akhirnya, jika seseorang bekerja terlalu lama, mereka berakhir menendang kursi dan mematahkan kaki mereka sendiri seperti yang saya lakukan kemarin. Atau setidaknya saya pikir begitu, saya belum sempat melakukan x-ray. Mereka lebih banyak melakukan kesalahan, terutama programmer, ujung-ujungnya mereka membuat lebih banyak kesalahan. Kami pernah merasakannya. Kami pernah dalam posisi itu untuk CM4. Dalam CM4 saya dan Marc Vaughan berkompetisi untuk melihat siapa yang bisa bekerja lebih lama. Ketika saya mulai berhalusinasi bahwa ada seekor dinosaurus di dalam ruangan, di situlah saya memutuskan untuk tidur dan mengetahui bahwa dia sudah tertidur lima jam lebih awal dan tidak ada yang memberitahu saya karena mereka merasa itu adalah hal yang lucu. Masa itu sudah lama pergi. Itu adalah waktu yang sudah sangat lama dan kami tidak akan mengulanginya lagi. Tetapi saya bekerja dalam setiap jam yang Tuhan berikan karena saya adalah orang aneh seperti itu, ya memang begitu."

Football Manager 2019
Miles Jacobson di sebelah kiri di kantor Sports Interactive yang baru, dan di sebelah kanan adalah saya.

Sebagaimana biasanya, Football Manager 2019 akan pada minggu pertama bulan November (tepatnya tanggal 2).

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teks terkait

Football Manager 2019Score

Football Manager 2019

REVIEW. Ditulis oleh Johan Vahlström

Waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal pada waktu luangmu, karena Football Manager terbaru telah hadir.



Loading next content