Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
preview
The Outer Worlds

The Outer Worlds - Impresi Hands-On

Kami sempat mencoba RPG baru dari Obsidian selama beberapa jam, yang membawa kami ke Halcyon dan lebih banyak lagi bulan Oktober ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Ketika Obsidian Entertainment mengumumkan The Outer Worlds di The Game Awards tahun lalu, pengumuman tersebut menarik perhatian para gamer dari seluruh dunia, terutama mereka yang kebetulan adalah fans Fallout. Fallout: New Vegas dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam serial tersebut oleh para veteran franchise ini, lagi pula, dan dengan Fallout 76 yang memulai dengan sebuah awal yang tidak mulus, The Outer Worlds dilihat sebagai sesuatu yang bisa dinikmati oleh fans, mengembalikan kita ke action-RPG, kecuali untuk kali ini dalam sebuah dunia ciptaan mereka yang benar-benar baru.

Baru-baru ini kami sempat memainkan sekitar dua jam dalam game ini di Munich, Jerman, dan sebagai fans dari Fallout sendiri, kami kesana dengan ekspektasi yang tinggi. Akan tetapi setelah meletakkan kontroler, kami tidak bisa mengatakan bahwa itu adalah game yang sama, tetapi lebih mendekati new Vegas 2. Memang, dalam hal formatnya beberapa hal yang kami juga lihat pada pengumuman pertamanya (seperti penempatan karakter-karakternya, dan sistem dialognya sendiri) memang mirip dengan RPG dari Bethesda, tetapi di sini Obsidian membangun sebuah dunia yang benar-benar baru, sebuah dunia yang sedikit mahal.

45 menit pertama dari bagian ini memungkinkan kami untuk bermain melewati pembukaan game ini, memperkenalkan kami pada ceritanya. Phineas Welles, ilmuwan pemberontak dalam pelarian dari hukum yang telah kami lihat pada trailer-trailer sebelumnya, menaiki kapal yang dipenuhi penghuni koloni beku yang bermaksud untuk mencapai koloni Halcyon. Welles memasuki kapal, mencairkan, dan mengirim kamu ke permukaan Halcyon dengan tugas membantunya untuk mencairkan yang lainnya, dan begitulah bagaimana game tersebut dimulai.

Kami tidak akan mengatakan lebih banyak mengenai hal tersebut, tetapi ketika kamu dicairkan dan dibebaskan, kamu bisa menciptakan karaktermu dan menyesuaikan mereka sesuai kehendakmu. Penerbit Private Division meminta kami untuk mengungkapkan elemen personalisasi visual dari game tersebut, tetapi berkat mekanika RPG seperti skill-skill dan atribut, ada banyak yang bisa diubah dan dimainkan, yang pada akhirnya akan mengubah seberapa baik kamu dalam gaya-gaya bermain, senjata-senjata, dan mekanika-mekanika tertentu.

The Outer WorldsThe Outer Worlds
The Outer WorldsThe Outer WorldsThe Outer WorldsThe Outer Worlds

Hanya perlu sebuah langkah kecil setelah mendarat di planet ini untuk menemukan seorang NPC yang terluka, dan kami sempat menguji sistem dialognya. Seperti yang telah diduga, kami bisa bersahabat atau bersikap bermusuhan, dan semua pilihan yang lain, dan setelah kami meyakinkannya untuk memberikan pistol yang dimilikinya, kami langsung menjelajahi dunia luas itu. Kemudian di dalam game, kami sempat mencoba lebih banyak opsi dialog seperti berbohong, keberuntungan, dan intimidasi, jadi ada banyak cara untuk memainkan karaktermu dalam hal berhubungan dengan orang lain.

Setelah muncul dari gua dimana teman kami yang terluka masih duduk, kami melihat beberapa orang marauders, yang merupakan penjahat dan bandit versi The Outer World, yang misalnya seperti begundal yang sering berkeliaran membuat kekacauan. Kami menyerang seorang di antaranya di bagian kepala dan mengetahui bahwa setiap musuh memiliki sebuah titik lemah, dan ada baiknya mengeksploitasinya untuk mendapatkan damage maksimal. Untuk membantu hal ini, ada sebuah titik gauge terbatas untuk mengaktifkan gerak lambat, yang membuatmu bisa membidik musuh dengan lebih mudah, dan kamu tidak perlu diberitahu lagi betapa memuaskannya membuat sebuah headshot fatal atau menyarangkan serangan penghabisan dengan sebuah melee dalam gerakan lambat.

Ya, dalam game itu tidak hanya ada pistol, dan ada variasi ketika berbicara mengenai gudang senjatamu, termasuk senjata-senjata melee satu dan dua tangan; shotgun, peluncur granat; palu kejut; dan lebih banyak lagi. Semua ini bisa diubah di meja-meja kerja, yang membuatmu bisa menambahkan berbagai mod, dan mereka juga memerlukan perbaikan karena penurunan kualitas senjata akan menyebabkan permasalahan serius ketika kamu berada dalam sebuah petualangan.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
The Outer WorldsThe Outer Worlds

Setelah kami mengirim para Marauder menemui pencipta mereka, kami menemukan kota Edgewater, dan disinilah game ini terbuka secara dramatis. Tentu saja, di sana ada petualangan sentral Phineas Welles, tetapi segera itu didampingi sejumlah misi-misi lainnya di saat kamu mencari perlengkapan yang kamu perlukan, dan petualangan sampingan lainnya bisa dipilih. Itu adalah sebuah dunia yang sangat terbuka dengan banyak hal untuk dilakukan dan banyak orang yang bisa diajak bicara, dan berbicara mengenai hal itu, animasi wajah dan pergerakan mulutnya sangat baik. Walaupun memang orang-orang masih terlihat mati di balik mata mereka, tetapi itu adalah sebuah kekurangan kecil.

Setelah beberapa menit memasuki Edgewater, kami tidak sengaja merekrut rekan pertama kami, Parvati, yang kemudian diikuti oleh yang lainnya, Nyoka. Kamu bisa memutuskan perlengkapan mana yang mereka gunakan dan bawa (mereka baik dalam membawa barang), kamu bisa membuka skill-skill baru untuk mereka melalui skill Inspiration, dan mereka sangat berguna dalam pertempuran (kami tidak bisa menghitung berapa kali kami memasuki pertempuran yang tidak bisa kami selesaikan dan Parvati membawa kekuatan dengan palunya yang sangat besar). Kamu bahkan bisa memerintahkan mereka secara langsung, mengirim mereka ke beberapa titik tertentu atau ke sebuah pertempuran di belakangmu.

Perlu juga untuk memilih dengan bijak skill mana yang akan kamu investasikan, karena ini bisa membuka banyak pintu, dan maksud kami bukan hanya kemampuanmu dalam membuka kunci. Kami sebelumnya telah mengatakan bahwa perlengkapan perlu diperbaiki di meja kerja, tetapi jika kamu bisa meningkatkan skill Engineering ke tingkat yang cukup tinggi, kamu bisa memperbaiki sesuatu sambil berjalan, dan ada banyak poin yang bisa dibagi setiap kali kamu naik level.

Pilihan-pilihan juga berpengaruh dalam moralitas seperti apa yang kami temukan. Pada satu saat kami dihukum karena menendang sebuah komunitas keluar dari sebuah kebun botani yang ditinggalkan supaya kami mendapatkan resource, tetapi sepertinya mereka mendapatkannya dari tempat lain, dan itu memberikan kami dua pilihan. Kami jelas belum tahu apa akibatnya karena kami belum memainkan gameini terlalu banyak, tetapi Obsidian meyakinkan kami bahwa jelas akan ada akibatnya.

The Outer Worlds
The Outer Worlds

Kami juga dikejutkan dalam perjalanan kami untuk menghadapi Flaws. Yang kami temukan disebut Raptiphobia, yang artinya karena kami banyak melihat makhluk-makhluk yang disebut raptidon di alam liar, kami dihinggapi rasa takut yang menurunkan Dexterity, Perception, dan Temprament kami. Hal ini bisa diterima maupun ditolak, dan alasan untuk melakukan yang pertama adalah karena dia memberimu sebuah perk point lagi, jadi ada baiknya untuk meningkatkan resiko dan rewardnya.

Dalam hal bagaimana setiap senjata ditangani, Obsidian cukup berhasil dalam bagian game yang ini. semua senjatanya rasanya memuaskan untuk digunakan, dan di saat kamu mengembangkan skill yang kamu miliki, misalnya, membuatmu bisa membuka pukulan berat, dan semua orang mulai dari jagoan Rambo sampai ke assassin bergaya dishonored memiliki mainan untuk dimainkan.

Tentu saja ada elemen RPG klasik lainnya yang kami temukan selama berbagai tugas dan petualangan, termasuk pedagang dan mesin penjual untuk menjual dan membeli perlengkapan, dan juga banyak yang bisa diambil di setiap lekukan dunianya, dan saat ini kami cukup yakin bahwa The Outer World bisa menghadirkan sebuah RPG yang meyakinkan karena semua mekanik dan gameplay yang solid ini.

Tetapi apa yang kami pikirkan pada saat ini adalah apakah game ini bisa menyuguhkan sebuah RPG yang bisa dikenang. Kami belum sempat melihat banyak, tetapi apa yang telah kami lihat cukup membuat kami bingung, dan di sana belum ada kepribadian yang tercipta, dan maksud kami adalah kami belum menemukan karakter, lokasi, dan alur cerita yang sama hebatnya. Seluruh alasan kenapa orang-orang bersemangat dengan apa yang dilakukan developer New Vegas adalah sifat penuh kenangan dari game tersebut dalam semua area ini, jadi kami berharap baha The outer World bisa terus melakukan apa yang dilakukannya, dan memberikan kami sesuatu untuk dipikirkan dan dikenang setelah kreditnya berjalan.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
The Outer WorldsThe Outer Worlds

Teks terkait

The Outer Worlds (Switch)Score

The Outer Worlds (Switch)

REVIEW. Ditulis oleh Adam Holmberg

The Outer Worlds adalah sebuah petualangan besar yang dijejalkan ke dalam platform kecil, apakah ia bekerja dengan baik di konsol Nintendo ini?

The Outer WorldsScore

The Outer Worlds

REVIEW. Ditulis oleh Lisa Dahlgren

Obsidian Entertainment akhirnya kembali dengan sebuah action RPG first person. Kami menjelajahi jauh ke dalam Halcyon cluster untuk mencari petualangan.



Loading next content