Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
artikel
Dark Souls

Momen Penting di Dunia Game - Dark Souls

Dengan remaster versi Switch yang baru saja rilis, kami menilik kembali sebuah klasik dari From Software ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Kamu mungkin pernah mendengar game dengan tingkat kesulitan tinggi dengan embel-embel "Dark Souls dari genre anu" (Cuphead, contohnya). Dan ternyata, game dari From Software memang telah identik dengan kesulitannya dalam soal game. Sejak pertama kali rilis, game ini telah memikat para streamer, YouTuber, masochist, dan pemburu tantangan untuk mencoba melawan bos yang tangguh dan alam yang tak bersahabat. Dengan versi Switch yang baru saja rilis, saatnya menilik game klasik ini dan melihat apa yang membuatnya sangat berpengaruh.

Sebelum itu, mari kita mundur ke 2009, di mana From Software merilis Demon's Souls untuk PlayStation 3. Percobaan sekilas pada game ini akan membuatmu tahu bahwa ia memiliki banyak persamaan dengan Dark Souls, dari level tantangan hingga UI. Malahan, tanpa game ini, Dark Souls tidak akan lahir. Demon's Souls mendapatkan review yang bagus dari para kritikus pada perilisannya, terutama karena kesulitannya. Dan hal tersebut adalah awal mula dari saga Souls.

Dua tahun setelahnya, Dark Souls dirilis untuk PlayStation 3 dan Xbox 360 (dengan port PC yang buruk setahun setelahnya di mana terdapat support mouse dan keyboard yang buruk sekali). Di waktu inilah From Software benar-benar sukses, sebuah pengembangan dari Demon's Souls yang sekarang dianggap sebagai salah satu game terbaik yang pernah diciptakan. Game ini tidak hanya luar biasa, tapi juga akan terus menjadi sebuah fenomena budaya dan referensi bagi genre action-RPG sampai hari ini.

Dark Souls

Tanpa Demon's Souls, Dark Souls tidak akan lahir.

Satu alasan utama dari hal tersebut adalah karena dunia hampa yang diciptakan oleh From Software. Sebenarnya game ini tidak memiliki cerita yang mendalam, tapi pada dasarnya, dunia di game ini adalah sebuah dunia sekarat yang dikontaminasi oleh Undead Curse. Kamu harus menemukan Lord Souls untuk memutuskan nasib dari dunia tersebut. Kamu adalah salah satu dari para Undead ini, yang artinya jika kamu mati, kamu akan kembali hidup di api unggun terdekat. Latarnya sangat memengaruhimu karena segala sesuatu dalam game ini tidak bersahabat, dengan hanya segelintir wajah-wajah bersahabat yang bisa ditemui. Hal tersebut membuat dunia game ini hampir sama sekali tidak ada harapan. Bahkan akhir ceritanya pun tak begitu positif, seperti apapun cara yang kamu coba.

Di luar keganasannya, dunia ini adalah dunia yang indah dan juga megah. Dari jurang menganga di bawah Blighttown hingga api membara dari Demon Ruins, dan menara-menara besar Anor Londo (sebagian terinspirasi dari Milan Cathedral). Segalanya tampak megah, dengan lanskap dan pemandangan langit yang sangat luas membuatmu merasa kecil. Dunia yang tampak tak berujung ini terus membuka rahasia saat kamu semakin tenggelam dalam ceritanya.

Desain levelnya bekerja secara sempurna dengan semestanya. Hampir seperti Metroidvania 3D saat kamu terus menerus kembali untuk mencari ke mana tujuan selanjutnya dan membuka jalan pintas dan rute baru. Contohnya, dua jalur dari Firelink Shrine di awal game sangat menantang dan memaksamu untuk melewati jalur ketiga ke Undead Burgh; cara halus untuk memandumu untuk membawamu ke tempat-tempat baru, yang seringkali digunakan oleh game ini .

Dark Souls

Dunia game-nya merupakan salah satu aspek terindah di Dark Souls.

Sejak Bloodborne hadir, tampaknya terdapat perbedaan pendapat dalam komunitas tentang metode pertempuran terbaik. Bloodborne, bagaimanapun juga, memiliki gaya tempo cepat dan agresif yang memungkinkanmu menghindar dengan cepat dan menangkis dengan pistolmu, tapi Dark Souls lebih lambat dan lebih metodis. Pertahanan adalah hal terpenting dalam game ini. Kamu akan menemukan jarimu melekat pada shoulder button saat kamu melakukan pergantian pergerakan antara block, parry, light, dan heavy attack.

Ini adalah sistem pertempuran skill-based yang sangat bermanfaat ketika kamu semakin banyak berlatih. Kamu bisa menangkis hampir semua prajurit pangkat rendah yang berpedang dengan menekan tombol tepat waktu, dan akan memungkinkanmu untuk membenamkan pedang pada badan mereka (animasi ini juga dapat dilakukan dengan berada di belakang mereka). Belajar untuk tahu kapan harus menunggu dan kapan harus menyerang bagaikan sebuah dansa yang harus kamu pelajari di Dark Souls. Satu gerakan yang salah dapat berakibat fatal karena kelemahanmu dieksploitasi.

Belum lagi bosnya. Tentu, mereka menantang, tapi sukacita bermain Dark Souls adalah karena kekuatan dan tingkat kesulitan mereka tidak terasa seperti kecurangan. Bos-bos ini dapat menghancurkanmu dengan beberapa pukulan, tapi setelah kamu mempelajari pola serangan mereka, dan sama seperti musuh yang menyerang saat melihatmu dalam posisi tidak bertahan, kamu pun dapat melihat kapan musuh memiliki celah dan menyerangnya dengan tepat. Kamu dapat memanggil teman dan NPC untuk membantu, sehingga tidak ada tugas yang mustahil dalam game ini.

Dark Souls

Pertempuran di sini bagaikan sebuah dansa, dan satu kesalahan gerak dapat mengantarmu pada kematian.

Seperti RPG bagus lainnya, Dark Souls juga dikemas dengan banyak detail. Terdapat banyak armor dan senjata untuk ditemukan - sebagian besarnya tersembunyi kecuali kamu tahu di mana menemukannya - tapi yang paling kamu butuhkan adalah item-item milikmu. Estus Flask, contohnya, menyediakan nyawa yang kamu butuhkan, sementara item lain dibutuhkan untuk menyembuhkan efek racun, melengkapi senjatamu dengan lightning, dan lain-lain. Trial and error selalu menjadi bagian penting dalam game ini, dan dunia game-nya memiliki banyak hal untuk membantumu menghadapinya.

Kritik besar yang sering dilontarkan pada game ini adalah bahwa game ini dangkal, yang kemudian memicu superioritas yang dengan bangga dipamerkan secara online oleh anggota tertentu dari fanbase Dark Souls. Memang benar, tidak banyak yang diajarkan, tapi saat kamu mempelajari dan memahami semua sistem yang bekerja, maka segala halnya akan menjadi mudah. Hal tersebut merupakan pengalaman yang kaya dan bermanfaat, serta tidak membuat waktumu terbuang sia-sia.

Sekarang, karena Dark Souls: Remastered telah hadir untuk PC, PS4, Switch, dan Xbox One, semua audiens baru memiliki kesempatan untuk mencoba dan membuktikan alasan game ini menjadi salah satu action-RPG terbaik yang pernah diciptakan. Game ini terlihat memukau pada konsol-konsol baru ini, bekerja dengan lebih baik, dan menunjukkan bagaimana game ini masih relevan secara kultur di tahun 2018 sama seperti di tahun 2011 silam. Lagi pula, berapa banyak sih game yang kamu temukan mencoba meniru Dark Souls?

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teks terkait



Loading next content