Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
Hitman 2

Hitman 2

Pembunuh stealthy kesayangan semua orang telah kembali, dengan bahaya yang lebih besar lagi.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Agent 47 kembali lagi. Hitman 2 adalah sekuel langsung dari game berepisode, Hitman, tetapi juga bisa dikatakan sebagai sebuah episode kedua, sebuah penerus dari petualangan yang dimulai pada tahun 2016. Petualangan Agent 47 terbaru, yang pertama sejak IO interactive berpisah dari Square Enix dan menemukan kenyamanan dalam pelukan Warner Bros., selaras dengan game originalnya dalam sebuah paket yang dikemas dengan baik yang terdiri dari satu lusin (6 buah dari masing-masing game) lingkungan sandbox dan bahkan lebih banyak tampilan baru dan penugasan yang memanfaatkan desainnya yang ekspansif.

Bagi mereka yang sudah memilikinya, game originalnya sekarang dikumpulkan bersama dalam sebuah hub sentral bersama dengan konten-kontennya, telah di retrofit dengan fitur-fitur baru yang terdapat pada Hitman 2. Yang paling terasa adalah mekanika stealth yang diperhalus yang memungkinkan sang pembunuh bayaran berkepala plontos itu bergerak melewati foliage tanpa terdeteksi dan berbaur dalam kerumunan. Ada juga tweak-tweak lainnya di sana-sini, seperti kembalinya koper (yang sepertinya membuat banyak orang senang, walaupun bagi kami itu tidak berarti apa-apa). Tetapi secara umum, formulanya tetap sama dibawa ke dalam game kedua dengan sedikit sentuhan ringan. Game ini masih Hitman yang sama.

Sesuatu yang terus mengganjal dalam benak kami setiap kali kami memainkan game yang sebelumnya adalah tidak adanya aksen lokal, sebuah kekurangan yang kali ini telah banyak diperbaiki. Di dalamnya masih terdapat banyak aksen British, tetapi bagaimana sesuatu terlihat dan apa yang bisa didengar di sana sudah lebih selaras, dan kami sangat berterima kasih untuk itu. Para penduduk lokal terdengar seperti benar-benar berasal dari tempatnya berasal, dan landmark yang berbeda juga tempat-tempat umum terasa lebih autentik, sebuah perubahan yang membuatmu terhanyut dalam momen di dalamnya.

Hitman 2
Hitman 2Hitman 2Hitman 2

Tetapi tidak semua perubahannya membuat game ini lebih baik. Cutscene sinematik dari game yang pertama sekarang menjadi serangkaian gambar orang-orang yang diberikan suara. Akting suaranya cukup baik, dan semua karakternya memiliki suara yang pas, tetapi itu masih terasa seperti sebuah pilihan yang aneh dan sebuah kemunduran, yang membuat kami berpikir bahwa keputusan itu dikarenakan faktor anggaran atau kurangnya waktu (atau mungkin keduanya). Sentimen tersebut terasa sampai bagian terakhir polesannya, yang sepertinya telah diaplikasikan secara terburu-buru, dan ada beberapa bagian yang masih kasar di sana-sini yang membuatnya tidak lagi seperti sebuah petualangan yang berjalan mulus.

Misi-misinya sendiri secara umum sangat bagus. Tidak ada banyak inovasi di luar mekanika stealth yang baru, dan sekali lagi tujuan dari game ini adalah untuk menghabisi beberapa target dalam satu area, lebih berani, lebih baik. Masing-masing dari keenam misi ini memiliki dua objektif utama, dan cukup banyak kebebasan diberikan dalam bagaimana kamu menyelesaikan urusanmu. Mekanika utama dari serial ini yang mengharuskan mengganti kostum supaya bisa memasuki sebuah area kembali hadir, dan ada beberapa rute yang konyol yang harus kamu telusuri agar bisa mendekati target.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Hitman 2 sekali lagi menampilkan sisi yang absurd dari sebuah pembunuhan. Kamu akan mencari sebuah objek yang terlihat tidak biasa dan bertanya-tanya kapan dan bagaimana kamu bisa menggunakannya terhadap target yang sedang tidak waspada. IOI menaburkan sejumlah hal tersebut dalam setiap sandbox, meningkatkan replayability dari game ini. Kamu bisa menjelajahi side story yang berbeda dan memanfaatkan informasi yang kamu temukan dengan cara yang cerdik, dan pola pikir yang selalu bertanya-tanya sering kali dihadiahi sebuah twist narasi yang tak terduga. Sebuah sentuhan yang baik untuk saat ini adalah sebuah rekomendasi tentang cerita mana yang harus kamu tangani untuk mendapatkan apa yang menurut IOI sebuah petualangan penuh, dengan tips yang muncul pada saat kamu menyelesaikan sebuah misi, mengajakmu melihat kembali sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

Misi pertamanya yang juga merupakan sebuah tutorial, membawamu ke sebuah pantai pada malam hari untuk menyusup ke sebuah rumah di pinggir pantai. Setelah beberapa waktu menjelajah, ternyata keadaannya cukup berbahaya dan kamu kembali beraksi, menyelinap, menimbun mayat-mayat, dan menghindari sorotan kamera. Itu adalah sebuah pembukaan sinematik yang membiasakan kami terhadap mekanikanya, tetapi itu juga merupakan sebuah atmosfer yang segera menarik kami ke dalam ceritanya. Setelah dia selesai di Hawke's Bay (New Zealand), Agent 47 berangkat ke Miami untuk sebuah misi bertema balapan yang telah kami mainkan dalam sebuah ajang preview. Dan ya, kami memakai pakaian flamingo pink raksasa itu.

Tiga target yang mewakili para bos dalam kartel Kolombia menunggu di sandbox Santa Fortuna yang sangat luas, sebuah map multi-bagian yang mewakili sebuah kesempatan yang sangat baik untuk menghabiskan quality time melewati foliage sambil mencoba mekanika stealth yang baru. Mungkin level baru yang jadi favorit kami adalah Mumbai dengan jalan-jalannya yang sempit dan garis petualangannya yang unik. Kami kemudian kembali menuju Amerika, kali ini ke Whittleton Creek, sebuah latar yang mengingatkan kami akan sebuah daerah kecil dari film Blood Money, sebelum menyelesaikan urusan di kepulauan Sgàil yang sering diterpa badai dalam sebuah misi yang memiliki tempat berlatar perkumpulan calon orang-orang elite yang sangat eksklusif.

Hitman 2
Hitman 2
Hitman 2Hitman 2Hitman 2