Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
preview
Baldur's Gate III

Baldur's Gate III - Impresi Pertama

Larian Studios memberikan pengumuman gameplay yang sudah ditunggu-tunggu di PAX East.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teman-teman di Larian Studios, developer di balik seri Divinity yang fenomenal, sudah tak asing lagi dengan RPG turn-based. Game terbaru dari mereka, Divinity: Original Sin dan sekuelnya, tak dapat diragukan memengaruhi Baldur's Gate III, tetapi kami tidak mengeluhkan itu. Mengambil alih sebuah franchise seikonik ini tentu saja bukan hal mudah, apalagi para penggemarnya sudah menunggu iterasi ketiganya begitu lama. Dari yang bisa dilihat, studio ini tetap setia pada seri ini tetapi tetap menambah sesuatu yang unik dari Larian.

Perubahan yang paling menonjol adalah konsekuensi dari waktu yang telah berlalu sejak Baldur's Gate yang terakhir. Tentu saja yang kami maksud adalah visualnya, dan mereka benar-benar menawan. Berlatar satu abad setelah pendahulunya, Baldur's Gate III membawa seri ini ke arah dan generasi baru. Infinity Engine tak ada lagi dan begitu juga Blizzard yang lama, Interplay Entertainment, atau Black Isle Studios. Kali ini, Larian Studios yang mengembangkannya dan mereka menggunakan engine baru untuk melakukan itu.

Larian Studios, bersama developer Wasteland InXile Entertainment, telah memberikan nafas baru kepada genre CRPG, yang banyak orang sangka tak akan dimainkan lagi di tingkat tertinggi gaming. Sudut pandang top-down tidak berubah dengan iterasi ketiga ini. Meski begitu, grafisnya telah berubah menjadi sebuah visual fenomenal dan kedalaman teknisnya telah meningkat dengan pesat. Pada livestream yang diadakan beberapa waktu lalu pada pengungkapan gameplay Larian di PAX East 2020, Swen Vincke membawa para penggemar melalui sepotong game dan menunjukkan beberapa mekanika dari dunianya dan bagaimana lingkungan dapat diubah atau dimanfaatkan untuk keuntunganmu.

Baldur's Gate III

Kami pada khususnya tertarik dengan bagaimana game menggunakan bayangan untuk memberikan gameplay-nya sebuah kelebihan. Jika kamu ingin menyelinap melalui sekelompok musuh tanpa tertangkap, kamu harus menggunakan kegelapan demi keuntunganmu. Dengan tetap berada di dalam bayangan, apakah di dunia terbuka atau dungeon gelap, karaktermu akan menunjukkan satu dari tiga status: visible, lightly obscured, atau heavily obscured. Itu artinya setiap bayangan di medan perang atau bahkan di luar itu memiliki sebuah tujuan dan dapat menyembunyikanmu dari pandangan tergantung dari kedalaman bayangan itu. Vincke bahkan meniup lilin untuk bersembunyi dari musuh ketika memperlihatkan mekanika itu kepada penggemar.

Kami juga melihat karakter dan rekannya berpisah. Ketika karakter utama pilihannya (seorang high elven vampire yang haus darah) menjelajahi dungeon di bawah sebuah bangungan kuno, Vincke mengontrol salah satu karakter rekan. Setelah mengontrol karakter utama, ia lalu berpindah ke karakter satu lagi dan menembak sebuah pilar. Pilar itu lalu jatuh dan menembus ke lantai bawahnya dan membuka sebuah rute baru. Jalan pintas ini memungkinkan Vincke bermain dengan dua karakter pada pertarungan selanjutnya.

Baldur's Gate IIIBaldur's Gate III

Selain dari lingkungan yang mendalam dan dapat dimanipulasi yang terlihat fenomenal, terdapat beberapa perubahan juga dalam visual seputar adegan dialog dibandingkan dengan dua Baldur's Gate sebelumnya dan Divinity: Original Sin 2 dari Larian Studios (yang jelas memengaruhi Baldur's Gate III). Ketika memulai dialog, kamu bisa melihat lawan bicaramu langsung ketika mereka berbicara dengan suara, layaknya perspektif orang pertama. Lalu kamera berpindah ke karaktermu ketika kamu memilih pilihan dialog atau skill dialog mana. Tapi kamu tak akan mendengar karaktermu bicara, sesuatu yang akan diapresiasi mereka yang ingin mendalami permainan role-playing.

Di luar visual, yang paling banyak diperkirakan baik oleh penggemar dari game-game karya Larian sebelumnya dan seri Baldur's Gate tentu saja adalah pertarungan, yang dikonfirmasi adalah turn-based. Kamu tak akan melakukan menyabet pedang dan mengeluarkan sihir secara real-time di Baldur's Gate III. Sebagai gantinya, Larian mengikuti formula sukses dari Divinity: Original Sin 2. Setiap karakter mengambil giliran masing-masing untuk menyerang di setiap sisi. Namun, sebelum pertarungan dimulai, kedua belah pihak akan melempar dadu untuk menentukan siapa yang bermain duluan.

Bahkan, game ini tampaknya begitu bergantung pada lemparan dadu, layaknya sebuah D&D. Vincke menjelaskan bahwa ini adalah sebuah game DC 5 (sebuah kelas kesulitan rendah berdasarkan dadu 20 sisi yang dikenal oleh penggemar RPG tabletop). Ketika menunjukkan game ini, Vincke mendapatkan keberuntungan yang jelek, yang menghasilkan beberapa momen kocak layaknya sebuah lemparan dadu yang gagal di sebuah petualangan tabletop. Lemparan dadu ini mengikutimu sepanjang game ketika melakukan skill check. Meski kamu tidak melempar dadu setiap kali kamu menggunakan ability atau serangan, game ini menunjukkan lemparan critical hit, yang tampaknya bermaksud untuk memberikanmu perasaan puas ketika berhasil mendapatkannya.

Baldur's Gate IIIBaldur's Gate III

Game ini mengikuti seorang karakter pilihanmu, apakah itu dibuat oleh pemain atau seorang karakter asli (dan para pendampingnya), ketika mereka menjelajahi dunia besar yang terjangkiti oleh para Illithids yang telah menyerang Forgotten Realms dan menanamkan benih "kecebong" mereka ke makhluk yang tak menduganya. Kamu adalah salah satu dari korban mereka, tetapi pada akhirnya dilepaskan dari parasit itu berkat ras alien lain. Dengan begitu kamu pun siap untuk membantai para parasit itu. Pada dasarnya, kehidupan di Forgotten Realms begitu buruk dan kamu memiliki parasit di otakmu yang memakan isi tubuhmu. Jika kamu tidak melakukan sesuatu, maka kamu akan menjadi sang Mind Flayer itu sendiri. Maka dari itu kamu pun bertualang untuk mencari seseorang yang dapat membantumu.

Baldur's Gate III akan mengingat apa yang kamu lakukan selama perjalanan. Itu artinya kejadian ke depan akan ditentukan oleh keputusanmu, setidaknya sebagiannya. Kami mungkin belum tahu begitu banyak, tetapi dari apa yang terlihat, Baldur's Gate III akan menjadi sebuah RPG yang menyenangkan baik untuk para penggemar Baldur's Gate ataupun pendatang baru CRPG. Baldur's Gate III akan mendarat di PC (Steam Early Access) pada tahun ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Teks terkait



Loading next content