Indonesia
Gamereactor
teks gadget

ASUS - ROG Claymore II

Keyboard kaya fitur ini tawarkan fleksibilitas maksimum.

HQ

Dalam hal gaming, tidak ada "satu ukuran untuk semua" yang dapat memenuhi kebutuhan setiap pemain. Tidak hanya setiap orang memiliki fisik yang berbeda, tetapi kita semua memiliki selera sendiri dalam hal aspek-aspek penting seperti kenyamanan dan kemudahan penggunaan. Inilah yang dicamkan oleh ASUS ketika membuat salah satu keyboard terbaru mereka, ROG Claymore II. Perangkat ini dibanderol seharga 249,99 pound (sekitar Rp5 juta) dan bisa diubah secara fisik untuk menyesuaikan dengan beragam gaya bermain, karena semua fungsi kuncinya bisa diubah dan tombol angka serta sandaran pergelangannya bisa dilepas.

Dengan bingkai metalik mengkilap dan tampilan secara umum yang bersih, ROG Claymore II adalah sebuah perangkat teknologi yang tampan. Tombol-tombol hitamnya menonjol dengan berani di tengah-tengah latar abu-abu metalik dan cahaya LED-nya terasa hidup dan jelas. Dengan mengunduh perangkat keras gratis Armoury Crate, kamu bisa berganti di antara sebelas efek pencahayaan berbeda dan bahkan terdapat opsi untuk membuat versimu sendiri, jika kamu merasa kreatif. Dua yang menjadi favorit saya adalah Reactive, yang hanya menyinari tombol-tombol yang telah kamu gunakan, serta Quicksand, yang menciptakan efek menyapu di seluruh keyboard. Yang tak kalah keren adalah efek pencahayaan ini tetap berlaku ketika kamu pindah dari mode kabel ke nirkabel.

ASUS - ROG Claymore II

Seperti yang telah saya sentuh sebelumnya, keyboard ini hadir dengan tiga bagian terpisah (number pad, keyboard, dan sandaran pergelangan), bukan dalam satu unit. Menyambungkan bagian-bagian ini bersama sangat sederhana karena mereka terpasang secara magnetis. Sebuah sentuhan kecil yang saya apresiasi adalah terdapat opsi untuk memasang number pad baik ke sisi kiri ataupun kanan keyboard. Secara pribadi, saya agak kecewa tidak adanya dua sandaran pergelangan yang tersedia untuk mendukung keyboard tanpa number pad. Dengan tidak dipasangnya number pad, ada semacam kekosongan canggung di ujung dan ini adalah sesuatu yang mengganggu saya, meskipun hanya dari sisi visual.

Tombol-tombol mekanikal dari keyboard ini memiliki rasa yang pas dan keawetannya terjamin dengan panjang hidup 100 juta pencetan. Dengan latensi hanya 1ms, saya tidak mengalami penundaan apapun dalam hal input, apakah itu ketika saya bermain menggunakan kabel atau nirkabel, dan hanya perlu sedikit kekuatan saja diperlukan untuk memberikan input. Tapi yang harus saya katakan adalah tombolnya sangat berisi dan clicky. Ini tentu saja sesuatu yang wajar dari sebuah keyboard mekanikal, tetapi adalah sesuatu yang perlu kamu pikirkan ketika melakukan streaming game PC.

ASUS - ROG Claymore IIASUS - ROG Claymore II

Di dalam perangkat lunak Armoury Crate yang telah disebutkan di atas, kamu memiliki fleksibilitas penuh atas seluruh keyboard kamu, karena kamu bisa mengubah fungsi dari tombol manapun untuk tugas-tugas seperti meluncurkan aplikasi tertentu di PC, membuka situs web tertentu, atau menggunakan fungsi mouse seperti klik kiri. Yang lebih kerennya, number pad memiliki empat tombol yang sepenuhnya dibuat untuk dikustomisasi, jadi kamu tidak perlu mengorbankan tombol lain. Ia juga memiliki sebuah slider volume yang bisa diputar dengan mudah tanpa harus melakukan beberapa pencetan tombol atau mengaturnya di layar.

ROG Claymore 11 berfungsi sebagai keyboard berkabel dan nirkabel, dan saya merasa kedua metode sama-sama memuaskan. Ketika dalam mode nirkabel, keyboard ini memiliki baterai 4000 mAH yang memungkinkan 144 jam penggunaan ketika terisi penuh (dengan lampu padam) dan 43 jam ketika lampu dinyalakan dengan intensitas maksimal. Ketika dicolok, pengisi daya USB-C bisa memberikan 18 jam gameplay hanya dalam waktu 30 menit, sehingga kamu tidak perlu terlalu lama mencolokkan kabel. USB-C dari keyboard ini juga memiliki panjang yang lumayan, dan bisa dilepas sepenuhnya sehingga kamu bisa menggantinya dengan kabel lain jika ia rusak atau hilang.

ASUS ROG Claymore II akan dikenang sebagai salah satu keyboard gaming paling fleksibel yang pernah saya review. Dengan tiga komponen berbeda, ia bisa diatur untuk disesuaikan dengan beragam pengguna. Selain itu, input tombol dan pencahayaan LED-nya juga bisa diubah dengan bebas. Saya juga merasa tekanan tombolnya renyah dan responsif, dan daya tahan baterainya bisa bertahan selama 144 jam dalam kondisi tertentu. Meski begitu, saya masih mengharapkan adanya dua sandaran pergelangan yang terpisah untuk menggunakan keyboard dengan atau tanpa number pad. Harga 249,99 pound pun terasa cukup mahal.

ASUS - ROG Claymore II
ASUS - ROG Claymore IIASUS - ROG Claymore II
09 Gamereactor Indonesia
9 / 10
+
Keyboard ini menawarkan sejumlah fleksibilitas. Daya tahan baterainya bisa sampai 144 jam. Masing-masing input terasa renyah dan presisi.
-
Harganya cukup tinggi. Lebih jika ada dua sandaran pergelangan untuk penggunaan dengan atau tanpa number pad.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara


Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.